Ayo Bergabung!

Minggu, 06 Agustus 2017

Kunyit, Bumbu Dapur Super yang Serba Bisa


Kunyit (Curcuma longa) atau kunir, adalah rempah-rempah yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia karena selain mudah didapat, juga penggunaannya yang luas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penggunaan kunyit terutama untuk bumbu dapur sudah tidak asing lagi, terlebih kuliner khas di Indonesia sangat lumrah menggunakan kunyit sebagai pewarna makanan atau penambah cita rasa.

Selain bumbu dapur, dalam beberapa tradisi, kunyit juga digunakan sebagai obat-obatan terutama masyarakat di India dan Asia Tenggara. Di India, penggunaan kunyit dalam pengobatan adalah salah satu dari cara pengobatan ayuverda, yaitu pengobatan holistik menggunakan bahan alami dan rempah. Seiiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian terhadap kunyit mulai dilakukan, dan ternyata penelitian membuktikan bahwa kunyit memiliki komponen aktif bernama curcuminoid yang berkhasiat bagi biologis dan medis.

Sebagai Antioksidan
Senyawa curcuminoid dalam kunyit mampu menginhibisi peroksidasi lipid, dimana peroksidasi lipid dalam tubuh memiliki peran dalam inflamasi (pembengkakan), penyakit liver, dan pertumbuhan kanker. Kunyit juga efektif sebagai antioksidan terhadap efek radiasi yang merusak protein, memperkaya beta-carotin, dan mengurangi radikal bebas juga metal penyebab neurotoksisitas dan kerusakan otak.

Sebagai Antimikroba
Beberapa mikroba merugikan, terutama bakteri pencernaan yang mengakibatkan diare dapat ditanggulangi oleh kunyit. mikroba seperti jamur juga efektif terhadap kunyit.

Sebagai Anti-venom
Senyawa ar-turmerone ternyata dapat menetralisir racun gigitan ular yang mengenai darah. Jadi, kunyit bisa dijadikan pertolongan pertama untuk korban gigitan ular berbisa, sebelum datang pertolongan dan pengobatan utama.

Sebagai Anti-HIV
Sudah banyak penelitian menunjukan bahwa zat curcumin dapat menahan replikasi virus HIV dengan menginhibisi (mengganggu) proses protase dan integrase HIV dalam darah. Bahkan, zat curcumin sedang dikembangkan menjadi obat AIDS!

Sebagai Anti-Tumor
Komponen dalam curcuminoid, yaitu curcumin, chlorogenic acid, cafeic acid dan ferulic acid diteliti efektif terhadap tumor. zat-zat komponen curcuminoid tersebut menginhibisi karsinogen penyebab pertumbuhan tumor. Bahkan, curcumin juga berpotensi sebagai pencegah kanker karena berperan sebagai agen chemoprevention   

Sebagai Anti-Diabetic
Curcumin juga dapat menurunkan level gula darah dan menurunkan resiko terhadap diabetes melitus.

Mengolah Kunyit sebagai Herbal
Seperti yang sudah kita baca diatas, ternyata zat efektif dari kunyit adalah komponen kompleks dari curcuminoid. Curcuminoid terdiri dari banyak zat biokimia yang bermanfaat bagi tubuh. Cara mudah mengekstraksi zat curcuminoid adalah dengan direbus dan dibuat menjadi minuman yang menyegarkan. Beberapa ruas kunyit dibersihkan dari tanah dan kotoran lalu dimemarkan (digeprek) dan direbus. Untuk menambah cita rasa dan manfaat ganda sekaligus, rebusan dapat dikombinasikan dengan geprekan jahe, serai, kencur atau cengkeh, untuk menambah rasa manis bisa gunakan madu atau kayu manis. 

Ekstrak kunyit atau minyak kunyit dengan kandungan curcumin dalam bentuk kapsul yang lebih praktis juga dapat dikonsumsi meski harganya lebih tinggi dibanding mengolah alami. 
Bagaimana dengan jus kunyit. Efektivitas kunyit tidak akan terlalu maksimal karena zat curcuminoid tidak optimal terekstraksi. Jus kunyit lebih memberikan kita zat fiber (serat) dan beta-carotin. Terlalu sering mengonsumsi jus kunyit juga dikhawatirkan memperberat kerja ginjal sebagai filter urine, karena warna yang terlalu pekat dari curcumin itu sendiri. Jus kunyit bisa digunakan bila kita ingin menambah warna alami dalam makanan agar lebih menggugah selera.


Kesimpulan
Bila kita melihat sekitar dan sekeliling kita, ternyata Tuhan yang maha pemurah sudah menyediakan kita sumber-sumber pengobatan alami dan minim efek samping. Jadi, kenapa kita masih angkuh dengan mengatakan bahwa ada penyakit yang tidak ada obatnya?

Selalu, gue enggak kudet
Bangkit Bersama MAHA STAR!


Sumber:



0 komentar:

Posting Komentar