Ternyata Antioksidant memiliki peranan penting pada treatment HIV.
Pada tahun 1991, sekelompok peneliti di Munich melakukan pebelitian dalam tabung tes bahwa hidrogen peroksida, oksidan yang sangat kuat, mendorong replikasi HIV dalam sel yang terinfeksi. Jadi HIV sangat mudah berkembang pada lingkungan yang teroksidasi.
Proses oksidasi dapat terjadi karena adanya radikal bebas. Radikal bebas sendiri adalah atom tunggal yang kehilangan pasangan elektron nya, maka dari itu jika ada di tubuh kita, radikal bebas akan mengambil elektron dari molekul lain untuk menstabilkan diri. Persoalannya jika elektron yang diambil sering berasal dari sel yang sehat di tubuh sehingga menjadi rusak. Namun antioksidan alami yang tedapat pada vitamin A,C dan E dapat melindungi terhadap kerusakan ini dengan menyumbangkan elektron mereka sendiri.
Dan sepanjang yang kita tahu radikal bebas adalah polutan lingkungan yang masuk kedalam tubuh kita, tetapi ternyata makanan yang tidak sehat juga dapat menjadi sumber radikal bebas. Dalam buku “the miracle of enzyme” penulis Dr. Hiromi shinya, radikal bebas dapat terbentuk dari proses oksidasi makanan yang terlalu lama disimpan di udara bebas. Seperti contoh, gorengan yang kaya akan kolesterol juga kaya akan radikal bebas. Jangan korbankan tubuh mu hanya untuk memanjakan mulut mu. Tips untuk mengurangi makanan yang telah teroksidasi salah satunya, jika kita menyimpan potongan buah di udara terbuka, maka sebaiknya bagian yang sudah menghitam dibuang karena telah terjadi proses oksidasi dan terdapat banyak radikal bebas.
Suplementasi antioksidan :
1. Vitamin E

Sumber utama vitamin E adalah : Sayuran dan Minyak nabati, termasuk kedelai, safflower dan jagung. Sumber-sumber lain termasuk kacang-kacangan, biji bunga matahari, dan biji gandum.
2. Beta-Carotene dan Vitamin A

Sumber vitamin A yang baik adalah; ubi jalar panggang, hati sapi, bayam, wortel, mangga, dan brokoli.
3. Vitamin C

Sumber Vitamin C yang baik; Cabai merah, jeruk, anggur, kiwi, dan strawberry.
4. Selenium

Sumber Selenium tertinggi dari; kacang brasil, ikan tuna, ikan sarden dan beef steak
5. Zinc

Sumber Zinc terdapat pada; Tiram, kepiting, cereal, lobster dan yogurt.
6. Thioctic Acid atau asam lipoat

Makanan seperti berbagai produk daging, terutama jeroan organ seperti jantung, hati dan ginjal, dan sayuran seperti brokoli dan bayam. Asam Lipoat juga terdapat dalam ragi. Kacang polong dan tomat juga mengandung asam lipoat namun dalam jumlah yang lebih sedikit.
Sumber:
- diposting oleh Raidith Sin di wall group MAHA STAR
0 komentar:
Posting Komentar